Sistim produksi

1. Sistem Produksi Primer

Sistem produksi primer banyak terdapat pada masyarakat agraris, biasanya terdiri dari suatu keluarga luas yang terdiri dari generasi pertama sampai generasi berikutnya. Kedudukan mereka dalam pekerjaan ditentukan oleh pertalian darah. Pembagian kerja rendah, hanya berdasarkan jenis kelamin dan usia. Hubungan mereka lebih bersifat sosial. Pekerjaan sistem produk ini sepenuhnya tergantung kepada kebaikan alam. Seluruh hasil produksi untuk kepentingan konsumsi, persediaan paceklik dan dibarter dengan kebutuhan yang tidak dapat diproduksi sendiri. Sistem produksi ini lebih ditunjukkan bagi ketercukupan sandang, pangan dan papan. Sistem ini sebagian tergantung pada pihak lain karena tanah yang dikerjakan bukan miliknya sendiri atau pertimbangan keamanan.

 

2. Sistem Produksi Gilda

Produksi gilda berukuran lebih kecil dari sistem produksi primer, merupakan sarana pelarian bagi petani karena berbagai sebab. Pada prinsipnya petani datang ke gilda harus diterima dan biasanya sudah berbekal keterampilan. Gilda Selain itu, teori-teori Max Weber dan Karl marx, sedangkan teori-teori berpendekatan hubungan industrial, terbagi ke dalam kelompok pemikiran unitaris, pluralis, dan radikalis.

Gilda dipimpin oleh seorang master (tua) yang memiliki keterampilan, modal, alat, dan cenderung mengembangkan Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah latihan berikut! alat-alatnya, walaupun belum mampu mengembangkan mesin. Master mengandalkan hidup dari barang-barang sekunder sehingga master harus membuat barang yang berkualitas dan standar, yang harus dijual sendiri ke pasar, karena itu sifat dasar gilda menjadi lebih tinggi. Setiap jenis gilda membentuk asosiasi induk untuk beberapa tujuan. Suasana dalam gilda masih bersifat kekeluargaan, bahkan kadang-kadang terjadi perkawinan antara anak master dengan karyawan gilda. Dalam perjalanan waktu, gilda menjadi lemah karena beberapa faktor, yaitu terhambatnya monolitas vertikal karyawan penuh untuk menjadi master, kompetisi tidak sehat di antara gilda itu sendiri, sejumlah pemilik gilda menjadi kaya raya, beberapa gilda beralih menjadi pedagang, dan luasnya pasar di luar negeri menjadikan gilda semakin bergantung pada pedagang ekspor.

 

3. Sistem Produksi Putting-out

Jumlah saudagar kaya dan kuat menjadi semakin besar. Kekayaannya diperoleh dari perdagangan luar negeri, jarahan di negara koloni, memonopoli perdagangan, dan menghancurkan gilda yang terdapat di negara koloni.

 

Dengan semakin besarnya pasar di luar negeri, gilda tidak dapat mencukupi kebutuhan pasar sehingga pedagang memanfaatkan petani. Pada awalnya petani harus menyediakan alat dan modal sendiri, tetapi pada perkembangan berikutnya, alat, modal, dan pemasaran ditangani oleh pedagang. Sistem produksi putting-out runtuh karena sulitnya mengontrol ketepatan penyelesaian produksi, beragamnya waktu penyelesaian produksi, sukarnya mengontrol (pengawasan), serta sulitnya melakukan pembagian dan penggunaan mesin baru sehingga sulit menekan biaya produksi atau meningkatkan produksi.

4. Sistem Produksi Pabrik

Sistem produksi pabrik muncul seiring dengan munculnya industrialisasi. Penemuan mesin-mesin berpresisi tinggi menghasilkan mutu, memudahkan pekerjaan manusia, tidak banyak membutuhkan banyak tenaga manusia dan meningkatkan jumlah produksi. Dengan kehadiran mesin, pekerjaan dipecah menjadi banyak
sehingga setiap orang tidak selalu memerlukan keterampilan khusus yang membutuhkan biaya mahal.

Ada beberapa keuntungan bila pekerjaan dibagi dalam banyak bagian, yaitu pekerjaan kecil dan sederhana dapat dikerjakan semua orang, produktivitas setiap pekerja menurut satuan pekerjaannya menjadi meningkat, dan produktivitas akhir setiap pekerja meningkat pesat.

Sistem produksi pabrik berbeda menyolok dengan sistem produksi primer, gilda, dan putting-out pada fakta bahwa seluruh modal, alat dan alat mesin hingga pemasaran sepenuhnya dikuasai oleh pedagang/ pengusaha sehingga pengusaha mempunyai posisi tawar yang sangat kuat. Oleh karena itu, dapat dimengerti bila orientasi pokok pengusaha hanya tertuju pada kapasitas paham bagaimana orang dapat terus memupuk dan meningkatkan investasinya. Hubungan antara karyawan dan pengusaha adalah formal. Untuk menekan ongkos produksi, pengusaha tidak segan-segan mempekerjakan wanita dan anak-anak.

Sistim Feodal

Feodalisme adalah struktur pendelegasian kekuasaan sosiopolotik yang dijalankan kalangan bangsawan/monarki untuk mengendalikan berbagai wilayah yang diklaimnya melalui kerja sama dengan pemimpin-pemimpin lokal sebagai mitra. Dalam pengertian yang asli, struktur ini disematkan oleh sejarawan pada sistem politik di eropa  pada abad pertengahan yang menempatkan kalangan satria  dan kelas bangsawan lainnya (vassal) sebagai penguasa kawasan atau hak tertentu (disebut fief atau, dalam bahasa latin (feodum) yang ditunjuk oleh monarki (biasanya raja atau lord).

Istilah feodalisme sendiri dipakai sejak abad ke-17 dan oleh pelakunya sendiri tidak pernah dipakai. Semenjak tahun 1960-an, para sejarawan memperluas penggunaan istilah ini dengan memasukkan pula aspek kehidupan sosial para pekerja lahan di lahan yang dikuasai oleh Tuan tanah sehingga muncul istilah “masyarakat feodal”. Karena penggunaan istilah feodalisme semakin lama semakin berkonotasi negatif, oleh para pengkritiknya istilah ini sekarang dianggap tidak membantu memperjelas keadaan dan dianjurkan untuk tidak dipakai tanpa kualifikasi yang jelas.

Dalam penggunaan bahasa sehari-hari di Indonesia seringkali kata ini digunakan untuk merujuk pada perilaku-perilaku negatif yang mirip dengan perilaku para penguasa yang lalim, seperti ‘kolot’, ‘selalu ingin dihormati’, atau ‘bertahan pada nilai-nilai lama yang sudah banyak ditinggalkan’. Arti ini sudah banyak melenceng dari pengertian politiknya.

 

Pulsa Double

Ini adalah cara untuk
mengisi pulsa 2 SIM dengan Operator yang sama sekaligus hanya dengan membeli 1 buah pulsa (Voucher Only).

1. Silakan beli pulsa
(Voucher Gesek) 

3. Ketika Anda Sudah
Menggosok Hologram, Masukkan Semua Digitnya ke 2 HP dg Operator sama.
Ingat, Jangan Sampai Salah masukin nomernya ampe 3 Kali Atau Pulsa Yang Tadi Anda Beli Akan Hangus.

4. Tekan
Tombol OK Pada Hp Anda secara bersamaan

Ingat, Tidak Boleh Salah
Satu Lambat Atau Cepat.
Tapi Harus Pas Keduanya.

5. Setelah Dalam Proses, Matikan HP Anda Sekitar 1 Menit

6. Kemudian, Hidupkan
Kembali. Dan Cek Pulsa
Anda.

Di Atas adalah beberapa
Mekanisme mengisi Pulsa
ke 2 kartu SIM sekaligus
dengan Operator yg sama
tanpa perlu membeli 2
kartu.

Free Internet Telkomsel

TRICK DAPET GRATIS INTERNETAN 153mb (KHUSUS TELKOMSEL : as, simpati, indo-Tsel, dll)

1. ketik FLASH spasi NOKIA kirim ke 3636
(catatan: di ketikan emang tertera nokia, tapi ini buat semua hp juga bisa)
2. setelah dapat sms konfirmasi, ketik FLASH spasi YA
3. setelah kamu dapat sms balasan, kamu dapat quota gratis 76800 kb, lalu ketik FLASH spasi OFF
4. setelah ada balasan, ketik FLASH spasi YA
5. kamu dapat quota 76800 kb gratis tanpa harus berlangganan…

Aq udah coba, dan berhasil…


besoknya baru bisa daftar lagi
Tapi langkah pertama ganti format jadi FLASH spasi ASHA, ulangi langkah 2 sampai 4, anda dapat 76800 kb lagi, jadi total 153600 kb, 153mb, lumayaaan banget..

selamat mencoba… 

(catatan: hanya bisa 1x saja, krna ini promo, buruan keburu ditutup)

PASCA PANEN KELAPA SAWIT

 

1. Perebusan (sterilisasi) TBS

TBS yang masuk kedalam pabrik selanjutnya direbus di dalam sterilizaer. Buah direbus dengan tekanan 2,5-3 atm dan suhu 130o C selama 50-60 menit. Tujuan perebusan TBS adalah:

  • Menonaktifkan enzim lipase yang dapat menstimulir pembekuan freefatty acid
  • Membekukan protein globulin sehingga minyak mudah dipisahkan dari air
  • Mempermudah perontokan buah
  • Melunakkan buah sehuingga  mudah diekstraksi

2. Periontokan buah

Dalam tahap ini buah selanjutnya dipisahkan dengan menggunakan mesin tresher. Tandan kosong disalurkan ke temapat pembakaran  atau digunakan sebagai bahan pupuk organic. Sedangkan buah yang telah dirontokkan selanjutnya dibawa kemesin pelumatan. Selama proses perontokan buah, minyakl dan kernel yang terbuang sekitar 0,03%

3. Pelumatan  buah

Proses pelumatan buah adalah dengan memotong dan mencacah buah di dalam steam jacket yang dilengkapi dengan pisau berputar. Suhu didalam steam jacket sekitar 85-90oC.

Tujuan dari pelumatan buah adalah:

  • Menurunkan kekentalan minyak
  • Membebaskan sel-sel yang mengandungb minyak dari serat buah
  • Menghancurkan dinding sel buah sampai terbentuk pulp

4. Pengempaan (ekstraksi minyak sawit).

Proses pengempaanb bertujuan untuk membantu mengeluarkan minyak dan melarutkan sisa-sisa minyak yang terdapat didalam ampas. Proses pengempaan  dilakukan dengan melakukan penekanan dan pemerasan pulp yang dicampur dengan air yang bersuhu 95oC.  Selain itu proses ekstraksi minyak kelapa sawit dapat dilakukan dengan cara sentrifugasi, bahan pelarut dan tekanan hidrolis.

5. Pemurnian (klarifikasi minyak )

Minyak kelapa sawit yang dihasilkan dari mesin ekstraksi minyak sawit umumnya masih mengandung kotoran berupa tempurung, serabut dan air ekitar 40-45% air. Untuk itu perlu dilakukan pemurnian minyak kelapa sawit. Presentase minyak sawit yang dihasilkan dalam oproses pemurnian sekitar 21%. Proses pemurnian minyak kelap sawit terdiri dari beberapa tahapan yaitu

a. pemurnian minyak di dalam tangki pemisah (clarification tank)

prinsip dari proses pemurnian minyak di dalam tangki pemisah adalah melakukan pemisahan bahan berdasarkan berat jenis bahan sehingga campuran  minyak kasar dapat terpisah dari air.

b. Sentrifugasi minyak

dalam tahap ini minyak dimurnikan dari berbagai macam kotoran yang lebih halus lagi. Hasil akhir dari proses sentrifugasi ini adalah minyak dengan kadar kotoran kurang dari0,01%

c. Pengeringan hampa

Dalam tahap ini kadar air diturunkan sampai 0,1%. Proses penngeringan hampa dilakukan dalam kondisi suhu 95oC dan tekanan-75cmHg.

d. Pemurnian minyak dengan tangki lumpur

Proses pemurnian didalam tangki lumpur bertujuan untuk memisahkan minyak dari lumpur.

e. Strainer

Dalam tahap ini minyak dimurnikan dari sampah halus

f. precleaner

proses precleaner bertujuan untuk memisahkan pasir pasir harus dari sludge.

g. Sentrifugasi lumpur

Dalam tahap ini minyak dimurnikan kembali dari air dan kotoran. Prinsip yang digunakan adalah dengan memisahkan bahan berdasarkan berat jenis masing-masing bahan.

h. Setrifugasi pemurnian minyak

Tahap ini hampir sama dengan sentrifugasi lumpur, hanya putaran sentrifugasi lebih cepat.

i. Pengeringan minyak

Dalam proses pengeringan minyak, kadar air yang terkandung di dalam minyak diturunkan. Proses ini berlangsung dalkam teklanan -75cmhHg dan suhu 95oC

6. Pemisahan biji dengan Serabut (Depeicarping)

Ampas buah yang masih mengandung serabut dan biji diaduk dan dipananskan sampai keduanya terpisah. Selanjutnya dilakukan pemisahan secara pneumatic. Serabut selanjutnya di bawa ke boiler, sedangkan biji disalurkan ke dalam nit cleaning atau polishing drum . Tujuannya agar biji bersih dan seragam.

7. Pengerinagn dan pemisahan inti sawit

Setelah dipisahkan dari serabut, selanjutya biji dikeringkan dalam silo dengan suhu 56oC selama 12-16 jam. Kadar air biji diturunkan sampai 16%. Proses pengeringan menyebabkan inti sawit menyusut sehingga mudah untuk dipisahkan. Untuk memisahkan inti sawit dari tempurungnya digunakan alat hydrocyclone separator. Setelah terpisah dari tempurungnya inti sawit selanjutnya dicuci sampai bersih. Proses slanjutnya inti dikeringkan sehingga kadar airnya tinggal 7,5%. Proses pengeringan dilakukan dalam suhu di atas 90oC.

Standar Produksi

Standar produksi ini meliputi : klasifikasi dan standar mutu,, car pengujian, pengambilan sampel, dan cara pengemasan.

Standar mutu

Standar mutu kelapa sawit di Indonesia tercantum di dalam Standar Produksi SP N10 1975

Klasifikasi

Inti sawit digolongkan dalam satu jenis mutu dengan nama “ Sumatra Palm Kernel”. Adapun syarat mutu inti kelapa sawit adalah sebagai berikut:

  1. Kadar minyak minimum (%) : 48; cara pengujian SP-SMP-13-1975
  2. Kadar air maksimum(%): 8,5 ; cara pengujian SP-SMP-7-1975
  3. Kontaminasi maksimum(%): 4,0 ; cara pengujian SP-SMP-31-1975
  4. Kadar inti pecah maksimum(%): 15 ; cara pengujian SP-SMP-31-1975

Produksi minyak kelapa sawit sebagai bahan pangan memilki dua aspek kualitas. Aspek pertama berhubungan dengan kadar dan kualitas asam lemak, kelembaban dan kadar kotoran. Aspek kedua berhubungan dengan rasa, aroma dan  kejernihan serta kemurnian produk.

Kelapa sawit dengan mutu prima (SQ, Special Qualiti) seperti yang dihasilkan Malaiyia mengandung asam lemak (FFA:Free Fatty Acid) tidak lebih dari 2% pada saat pengapalan, kualitas standard minyak kelapa sawit mengandung tidak lebih 5% FFA.

Stelah pengolaha, kelapa sawit bermutu akan menghasilkan rendeman minyak 22,1-22,2%(tertinggi) dan kadar asam lemak bebas 1,2-1,7% (terendah).

Pengambilan contoh

Contoh diambil secara acak sebanyak akar pangkat dua dari jumlah karung dengan maksimum 30 karung tiap partai barang, kemudian tiap karung diambil contoh maksimum 1 Kg. contoh-contoh tersebut diaduk/dicampur dan dari campuran tersebut di ambil 1 kg untuk dianalisa.

Petugas pengambil contoh harus memenuhi syarat yaitu orang yang telah berpengalaman dan dilatih terlabih dahulu dan mempunyai ikatan dengan suatu badan hukum.

Pengemasan

a) Cara pengemasan : inti kelapa sawit dikemas dalam karung goni kuat, bersih, kering dan kuat dengan berat bersih 50-80kg dan dijahit menyilang pada ujung karungnya atau dikapal kan secara “bulk”.

b)     Pemberian merek: nama barang jenis mutu, identitas penjual, produce of Indonesia,  berat bersih, nomor karung, identitas pembeli, pelabuhan/negara tujuan.

Faktor Yang mempengaruhi Banyak Sedikitnya Kebutuhan

1.Lingkungan termasuk salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia. Kebutuhan masyarakat yang mendiami sebuah pesisir berbeda dengan masyarakat yang mendiami pegunungan, penduduk pesisir membutuhkan jaring, perahu, dan pancing agar dapat menangkap ikan di laut. Sedangkan penduduk pegunungan lebih membutuhkan cangkul, benih tanaman, dan pupuk untuk bercocok tanam.

2.mode (gaya hidup)

gaya hidupsetiap orang yang berbeda-beda juga menentukan kebutuhan orang tersebut. Gaya hidup yang sederhana akan sangat berbeda tingkat kebutuhannya dengan gaya hidup mewah, orang yang gaya hidupnya sederhana lebih cenderung kebutuhannya lebih sedikit jika dibandingkan dengan orang yang gaya hidupnya mewah. Begitu pula dengan orang desa yang gaya hidupnya juga berbeda jauh dengan orang kota sehingga tingkat kebutuhannya juga berbeda.

3. Peradaban (budaya)

peradaban adalah satu faktor yang membuat kubutuhan tiap zaman berbeda. Kebutuhan manusia pada zaman dahulu hanya tertuju pada kebutuhan primer, misal nenek moyang berpakaian memakai kulit kayu dan daun-daunan, makan pun cukup ubi-ubian. Seiring perkembangan peradaban semakin berkembang pula jenis kebutuhan, manusia membutuhkan makanan lain yang bervariasi dan pakaian terbuat dari bahan yang bagus. 

4.adat istiadat
  
adat istiadat juga mempengaruhi perbedaan kebutuhan setiap individu/kelompok. Pria jawa memiliki tradisi untuk menggunakan blangkon, sedangkan pria di daerah lain tidak.

 

5.agama 

agama termasuk salah satu faktor yang membuat kebutuhan setiap individu berbeda, misalnya penganut agama islam membutuhkan sajadah untuk salat dan dilarang mengonsumsi daging babi, sedangkan penganut agama hindu membutuhkan sesajen dalam upacara keagamaan dan dilarang mengonsumsi daging sapi. Selain itu dalam hal perayaan keagamaan, masing-masing agama atau kepercayaan berbeda-beda, sehingga kebutuhan akan barang juga berbeda. Misalnya pada saat menjelang hari raya idul fitri, kebutuhan akan pakaian muslim akan meningkat tajam. Berbeda halnya ketika hari raya natal tiba, orang-orang nasrani membutuhkan pohon natal dan bingkisan-bingkisan natal. Dengan demikian masing-masing agama/kepercayaan mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. 

 

6.mata pencaharian

mata pencaharian juga memiliki peranan yang penting dalam menentukan tingkat kebutuhan manusia. Mata pencaharian yang beraneka ragam menyebabkan penghasilan yang didapatkan juga beraneka ragam besarnya sesuai dengan pekerjaan yang dilakukakan, sedangkan kebutuhan manusia juga dipengaruhi oleh penghasilan sehingga apabila mata pencaharian dapat menghasilkan penghasilan yang tinggi maka kebutuhannya juga semakin banyak begitu pula sebaliknya. Contoh mata pencaharian : petani, nelayan, dsb.

7.pendapatan

orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan menghemat pemakaian barang yang dibelinya agar jarang dibeli.

8.harga barang

 

Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan menghemat pemakaian barang yang dibelinya agar jarang dibeli.

9.barang pengganti

 

Adanya barang pengganti (subsitusi) dari suatu barang/jasa dapat mempengaruhi tingkat kebutuhan manusia, kemudian berpengaruh juga pada harga barang tersebut. Munculnya barang pengganti yang lebih murah, kemungkinan besar akan mendorong sebagian besar konsumen untuk memilih barang pengganti tersebut dibandingkan dengan barang lainnya sehingga menyebabkan tingkat kebutuhan menjadi bertambah.

 

 

Faktor Yang Mem…

Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Dasar Manusia. Kebutuhan manusia banyak dan beraneka ragam, bahkan tidak hanya beraneka ragam tetapi bertambah terus tidak ada habisnya. Satu kebutuhan telah Anda penuhi, tentu akan datang lagi kebutuhan yang lainnya. Kebutuhan Manusia tersebut dapat di golongkan menjadi beberapa macam, antara lain :

  1. Kebutuhan Menurut Intensitasnya
    Kebutuhan ini dipandang dari urgensinya, atau mendesak tidaknya suatu kebutuhan. Kebutuhan ini dikelompokkan menjadi tiga: kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tertier.

     

    Kebutuhan Primer : kebutuhan ini mutlak harus dipenuhi agar kita tetap hidup, seperti kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.
    * Kebutuhan Sekunder : kebutuhan ini disebut juga kebutuhan kultural, kebutuhan ini timbul bersamaan meningkatnya peradaban manusia seperti: ingin makan enak, ingin pakaian yang lebih bagus, ingin perabotan lebih bagus, nonton film, pentas seni, dsb.
    Kebutuhan Tertier : kebutuhan ini ditujukan untuk kesenangan manusia, seperti kebutuhan akan perhiasan, mobil mewah, rumah mewah, dsb.

    1. Kebutuhan Menurut Sifatnya
      Kebutuhan ini dibedakan menurut dampak atau pengaruhnya terhadap jasmani dan rohani.
      Kebutuhan jasmani, contohnya: makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.
      Kebutuhan rohani, contohnya: musik, menonton bola, ibadah, dsb.
    2. Kebutuhan Menurut Waktu
      Kebutuhan ini dibedakan menurut waktu sekarang dan waktu masa yang akan datang. Kebutuhan sekarang, adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga, seperti: makan di saat lapar, atau obat-obatan pada saat sakit. Kebutuhan masa depan, yaitu pemenuhan kebutuhan yang dapat ditunda untuk waktu yang akan datang, misalnya: tabungan hari tua, asuransi kesehatan, dsb.
    3. Kebutuhan Menurut Wujud
      Kebutuhan ini meliputi kebutuhan material, yaitu kebutuhan berupa barang-barang yang dapat diraba dan dilihat. Misalnya: buku, sepeda, radio, dsb.
    4. Kebutuhan Menurut Subyek
      Kebutuhan ini dibedakan menurut pihak-pihak yang membutuhkan. Kebutuhan ini meliputi: kebutuhan individu, yaitu kebutuhan yang dapat dilihat dari segi orang yang membutuhkan, misalnya: kebutuhan petani berbeda dengan kebutuhan seorang guru. Kebutuhan masyarakat, disebut juga kebutuhan kolektif atau kebutuhan bersama, yaitu alat pemuas kebutuhan yang digunakan bersama, misalnya: telepon umum, jalan umum, WC umum, rasa aman, dsb.

Industri Tempe Masuk Daerah

Pra Industri tempe masuk daerah saya
    Pengangguran di daerah saya cukup besar sebelum industri tempe masuk ke daerah saya,para pemuda yang lontang-lantung tidak jelas hidupnya yang selalu menghabiskan waktu-waktu nya dengan kegiatan yang tidak bermanfaat pula,tidak hanya para pemuda sebagian besar pengangguran tergolong orang-orang dewasa yang sudah mempunyai istri dan anak.

Adanya industri tempe di daerah saya
    Industri tempe masuk di daerah saya berawal dari seorang gadis di daerah saya menikah dengan seorang pemuda dari daerah lain,dan mulai membuat serta memasarkan tempe di daerah saya dan ke daerah luar,seiring waktu suami istri tersebut tampak sukses dengan usaha tempe nya.

Pasca industri tempe masuk ke daerah saya
    Setelah industri tempe masuk ke daerah saya,dan suami istri tersebut bisa terlihat sukses dengan usahanya,karna usaha nya sudah tergolong besar suami istri tadi mulai mengajak pemuda dan orang-orang di daerah saya untuk ikut bekrja bersamanya,dan tidak sedikit pula orang yang belajar dan meniru usahanya,mereka semua pun menemukan pekerjaan.
masuknya industri tempe di daerah saya membawa dampak besar khususnya kepada orang-orang dan pemuda yang menganggur,sehingga tingkat pengangguran di daerah saya berkurang.

 

Mikro organisme

Mikro organisme 

Mikroorganisme yang bersifat patogenik adalah Mikroorganisme yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit pada serangga terdiri dari bakteri, virus, protozoa, fungi dan rickettsia.
Mikroorganisme ini menyebabkan penyakit yang membunuh serangga sekaligus, mengurangi kemampuan reproduksi serangga, dan memperlambat pertumbuhan dan perkembangan serangga. Organisme ini dapat menyebabkan epidemic penyakit pada populasi serangga secara alami, dan pemahaman mengenai cara kerja mikroorganisme ini merupakan bagian penting dalam memprediksi dinamika populasi pada banyak hama.

Mikroba yang digunakan dalam program pengendalian hama, dinamakan microbial insecticide. Beberapa contoh insektisida mikroba yang telah digunakan sebagai agen pengendali hayati adalah sebagai berikut :
1.    Genus Bacillus, misalnya B. popiliae untuk mengendalikan Japanese bettle Popilia japonica. Bacillus thuringensis (Bt) yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama pada banyak spesies ngengat (lepidoptea), nyamuk (Diptera ; Culicidae) dan beberapa jenis kumbang (coleoptera).
2.    Virus merupakan salah satu agen biocontrol yang berpotensi, salah satunya adalah virus yang berasal dari golongan Nuclear Polyhidrosis Virus (NPV). Selain itu, granulosis, cytoplasmic polyhedrosis, and entomox viruses juga berpotensi sebagai biocontrol.

Masa depan pengendalian hayati dengan menggunakan mikroba patogenik memiliki prospek yang cukup baik, terkait dengan issue pencemaran produk pertanian dan kontaminasi lingkungan.
Peningkatan teknologi dalam bioteknologi sebaiknya dapat menurunkan biaya produksi  dari insektisida mikroba dan meningkatkan efisiensi.

Mikroorganisme yang pertama kali ditemukan menyerang serangga adalah mikroorganisme yang menyerang lebah Apis melifera dan ulat sutera Bombyx morii.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PERUSAHAAN PERSEROAN TERBATAS (PT)

Kelebihan perseroan terbatas

  1. Tanggung jawab yang terbatas dari para pemegang saham terhadap utang-utang perusahaan
  2. Kelangsunga perusahaan sebagai badan hokum lebih terjamin
  3. Memudahkan memindahkan hak milok dengan menjual saham kepada orang lain
  4. Mudah memperoleh tambahan modal untuk memperluas volume usaha
  5. Manajemen dan Spesialisasinya memungkinkan pengelolaan sumber-sumber modal untuk  menggunakan secara efisien.

 

 

 

Kekurangan perseroan terbatas

  1. Biaya pembentukannya relative tinggi
  2. Bagi sebagian besar orang PT di anggap kurang rahasia dalam hal dapur perusahaan
  3. Pendirian perusahaan jauh lebih sulit daripada mendirikan badan usaha lain
  4. PT merupakan subyek pajak tersendiri,tidak hanya perusahaan yang terkena pajak,laba bersih yang di bagikan kepada pemegang saham juga di kenakan pajak sebagai pajak pendapatan.